Valdes Diskors Empat Laga

Gambar

FOTO:Getty Images/David Ramos

 

Barcelona – Barcelona akan kehilangan Victor Valdes selama empat laga, usai kiper berkepala plontos itu dijatuhi hukuman larangan bermain karena menghina wasit di laga El Clasico lalu.


Valdes menyerang wasit Perez Lasa dengan kata-kata kasar pasca laga kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu akhir pekan lalu yang berakhir untuk kekalahan timnya dengan skor 1-2. Valdes merasa tak puas dengan keputusan Lasa yang dinilai banyak merugikan Los Cules.

Alhasil Valdes mendapat kartu merah dari Lasa dan setelah dilakukan investigasi oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) — di mana dalam laporan pertandingan, Lasa menulis dirinya terus diikuti Valdes hingga ruang ganti — akhirnya kiper 30 tahun itu diputuskan harus menjalani skorsing empat laga.

Dilansir Football Espana, kubu Barca berencana mengajukan banding namun untuk sementara Valdes tak akan bisa bermain di empat laga La Liga melawan Deportivo La Coruna, Rayo Vallecano, Celta Vigo dan Real Mallorca.

Iklan

Alonso: Seri Pertama Milik Red Bull atau McLaren

Gambar

Getty Images/Mark Thompson

 

Jakarta – Fernando Alonso menyebut dirinya dan Ferrari mengalami kemajuan pesat dibanding musim lalu. Namun untuk balapan di Australia, dia hanya menargetkan naik podium, sementara Red Bull dan McLaren bakal bersaing jadi juara.

Dibanding musim lalu, saat cuma bisa finis kelima di balapan pembuka musim, Alonso menyebut performa mobil dan dirinya jauh membaik tahun ini. Serangkaian hasil positif di tes pramusim dan penampilan F138 yang memuaskan jadi dasar keyakinan pebalap asal Spanyol itu.

Namun saat balapan pertama musim ini digelar di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada 17 Maret mendatang, Alonso menjagokan Red Bull dan McLaren yang bakal bersaing jadi juara. Sementara dirinya hanya menargetkan naik podium.

“Kami 1,6 detik di belakang mobil tercepat dan finis kelima. Tahun ini, kami harus naik podium. Tidak ada alasan untuk tidak percaya hal ini akan terjadi di balapan pertama, tapi jelas kalau Red Bull atau McLaren akan menang. Itu seperti menyaksikan (Rafael) Nadal atau (Roger) Federer berlatih, Anda bisa memprediksikan siapa yang akan menang di Roland Garros,” sahut Alonso seperti diberitakan Crash.

“Kami tidak meminta untuk setengah detik lebih lambat dibanding pebalap lain, tapi dua persepuluh detik di belakang pebalap lain bisa diterima,” lanjut dia.

Setelah gagal memenangi persaingan dengan Sebastian Vettel musim lalu, Alonso menatap 2013 dengan lebih percaya diri. Punya motivasi lebih besar, dia pede bakal meraih hasil lebih baik kali ini.

“Saya lebih termotivasi dibanding tahun lalu, tapi tentu saja, saya juga butuh mobil yang lebih baik dibanding tahun lalu karena kami terlalu jauh dari pemimpin (balapan).”

“Tahun lalu adalah tahun terbaik sepanjang karier saya dan saya gembira dengan penampilan saya, tapi saya pikir kali ini akan lebih baik. Kami punya permulaan yang lebih baik, dan saya belajar dari kesalahan di musim lalu,” tutur driver 31 tahun itu.

Prediksi MU vs Real Madrid, Liga Champion

Prediksi MU vs Real Madrid – Jaminan pertandingan menarik bakal terjadi saat Manchester United (MU) menjamu Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Old Trafford, Selasa atau Rabu (6/3/2013) dini hari WIB. Leg kedua yang bakal berlangsung di Old Trafford ini memang menjadi pertarungan hidup dan mati bagi kedua tim yang hanya bermain imbang 1-1 pada putaran pertama, demi mengklaim satu tiket semifinal. Untuk mengalahkan Setan Merah memang bukan hal yang mudah bagi El Real.

Gambar

Tontowi/Liliyana ke Babak Kedua

Gambar

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad(kiri) dan Liliyana Natsir.

 

JAKARTA, Kompas.com – Juara bertahan ganda campuran, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad loilos ke babak ekdua turnamen bulu tangkis All Enmgland Terbuka SUper Series, Rabu (6/3).


Di babak pertama yang berlangsung di National Indoor Arena, Birmingham,  Tontowi/LIliyana menyingkirkan ganda asal Jerman,  Michael Fuchs/Birgit Michels. Unggulan 2 ini menang dua game 21-10, 21-15.

Liliyana/Tontowi menang dalam 26 menit. Ini merupakan kemenangan ketiga bagi pasangan Indonesia ini dalam empat pertemuan dengan ganda Jerman. Di babak kedua, mereka akan menghadapi ganda Korea Selatan, Kim Ki Jung/Jung Kyung Eun.

Namun ganda campuran lainnya, Riky Widianto/Puspita Richi Dili langsung tersingkir di babak pertama. Mereka dikalahkan  ganda Korea Selatan, Shin Baek Choel/Jang Ye Na 15-21, 14-21.

Soeharto malu baru disunat umur 14 tahun

Gambar

Soeharto. ©repro Museum Purna Bhakti Pertiwi

Dari bayi hingga remaja, Soeharto kecil hidup berpindah-pindah. Kebanyakan menumpang pada keluarga atau kenalan ayahnya. Masa kecil Presiden Republik Indonesia ke-2 ini pun lekat dengan kemelaratan.

Setelah tamat sekolah rendah lima tahun di daerah Wuryantoro, Yogyakarta, Soeharto kemudian melanjutkan ke sekolah lanjutan rendah (schakel school) di Wonogiri. Dia dan Sulardi, sepupunya, menumpang hidup di rumah kakak perempuannya di Selogiri, 6 Km dari Wonogiri.

Nah pada masa itu pula Soeharto disunat. Kira-kira tahun 1935, saat usianya sudah 14 tahun. Agak malu juga karena sudah terbilang tua untuk sunat.

“Terhitung sudah agak tua waktu saya disunat, yakni pada umur 14 tahun. Mungkin sebabnya cuma karena tidak gampang mengumpulkan biaya,” kenang Soeharto dalam biografi ‘Soeharto, Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya’ yang ditulis G Dwipayana dan Ramadhan KH.

Seperti lazimnya sunatan di Jawa, maka diikuti dengan syukuran. Namun karena keterbatasan dana, syukuran yang digelar sangat sederhana. Peristiwa itu sangat berkesan untuk Soeharto.

“Bagaimana pun rasanya saya merasa gembira. Dan memang saya mesti bersyukur,” kata Soeharto.

Setelah disunat, Soeharto merasakan pertumbuhan fisiknya melesat. Badannya tumbuh tinggi besar.

“Padahal apa yang disediakan untuk saya tetap sama. Makanan yang tersedia tidak bertambah,” kenangnya.

Setelah disunat, Soeharto kembali harus berpindah tumpangan. Kakak perempuannya bercerai. Maka terpaksa Soeharto pindah ke Wonogiri dan menumpang pada teman ayahnya, seorang pensiunan pegawai kereta api bernama Hardjowijino. Di rumah ini Soeharto ikut membersihkan rumah, belanja ke pasar, hingga menjual hasil kerajinan tangan Ibu Hardjo. Soeharto pun memasak saat sore hari atau saat tidak bersekolah.

“Saya tidak mengeluh. Saya mendapat didikan yang bermanfaat, sangat bermanfaat di rumah Pak Hardjowijono. Saya jadi pekerja, jadi tukang yang akan bisa berdiri sendiri jika keadaan memaksa. Dan rasa-rasanya saya bisa belajar dengan cepat melakukan hal itu,” kata Soeharto.

Tak ada yang menyangka, bocah yang telat disunat karena kurang biaya itu akhirnya menjadi seorang pemimpin pasukan dan akhirnya menjadi Presiden Republik Indonesia selama 32 tahun.

Cerita nostalgia Pak Harto dengan Karmin, Warikun dan Kamsiri

Gambar

soeharto. Life via thegossip-celebrity.blogspot.com

Mantan Presiden Soeharto memiliki cara sendiri untuk mengenang masa-masa remaja bersama teman-temannya. Bekas penguasa Orde Baru itu mengenang masa remajanya dengan bercerita dengan teman-teman masa remajanya dulu.

Soeharto pernah menyempatkan diri untuk menerima mereka di kediamannya di Cendana saat sudah menjabat sebagai Presiden RI. Awalnya Soeharto tengah berziarah ke Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri.

Pak Harto kemudian meminta agar Lurah dan Camat setempat mendatangkan dua sahabatnya semasa remaja, Karmin dan Warikun. Pak Harto juga meminta agar guru mengajinya semasa kecil, Kamsiri, didatangkan.

“Kepada kedua orang itu saya bertanya, ‘Tahun berapa kita dulu berpisah?’ Salah seorang di antara mereka menjawab, ‘Mungkin tahun 1940 Pak,” seperti diceritakan Pak Harto dalam buku biografi ‘Soeharto, Pikiran, Ucapan dan Tindakan Saya’ yang ditulis G Dwipayana dan Ramadhan KH.

Obrolan antara mereka pun semakin hangat. Karmin kemudian bercerita kepada Pak Harto soal pertemuan terakhirnya dengan Pak Harto.

“Saya ingat waktu itu kita masih sama-sama naik sepeda ke desa Baji dan Semin. Di sekat sekolah sepeda kita tidak bisa lagi kita naiki, karena kedua desa itu merupakan pegunungan. Sepeda kita titipkan di rumah janda sebelah utara sekolah. Terus kita berdua jalan kaki ke desa itu. Di perempatan desa yang nanjak, Pak Harto berkata, ‘Kalau pekerjaan begini terus, saya tidak sanggup, berat sekali, saya besok tidak masuk lagi Min,” cerita Kamin.

Mendengar cerita Karmin, Pak Harto langsung mengenangnya secara mendalam. Mereka terus mengenang masa mudanya dalam obrolan hangat selama lebih dari satu jam.

“Kami tertawa-tawa dalam ngobrol bersama Kamin dan Kamsiri lebih dari satu jam lamanya itu,” kata Pak Harto.

Kepada Pak Harto, Kamin mengaku sempat bermimpi bertemu dengan singa besar sebelum dipanggil untuk menemui penguasa Orde Baru itu. Mimpi itu akhirnya dimaknainya sebagai pertanda bahwa dia akan bertemu Pak Harto yang saat itu menjabat sebagai presiden.

Sementara, Kamsiri amat bangga bekas murid mengajinya menjadi orang nomor satu di Indonesia saat itu. Kamsiri kemudian bercerita mengenai kondisi salah seorang teman remaja Pak Harto, Kang Loso, yang makin memprihatinkan. Kang Loso menjadi buta karena ikut berjuang merebut kemerdekaan.

Lain Kamsiri, lain pula Kang Warikun. Dia pernah mengajak teman-temannya untuk membantu Pak Harto mengisi bak air dari sumur. Hal itu dilakukan Warikun dan teman-teman, agar Pak Harto bisa ikut bermain sepak bola.

“… Sedang saya punya pekerjaan, dilatih disiplin oleh ayah saya. Tidak boleh main sore bila bak mandi belum penuh. Maka Warikun dan teman-temannya ini yang membantu. Setelah pekerjaan selesai, baru kami main bola,” kenang Pak Harto.

Dari pertemuan dengan sahabat dan bekas guru mengajinya itu, Pak Harto mengambil sebuah pelajaran bermakna. Sebab, mereka tak kecewa meski nasibnya jauh berada di bawah Pak Harto. Mereka hanya mengatakan, setiap orang memiliki nasibnya sendiri, dan sebagai manusia hanya menjalani.

Lorenzo: Selain Pedrosa, Marquez-Rossi bakal mengancam

Gambar

Jorge Lorenzo (c) AFP

Jorge Lorenzo tak ragu bahwa rookie Repsol Honda, Marc Marquez akan ikut bertarung meraih kemenangan sejak seri pertama MotoGP di Qatar, 7 April mendatang.

Pada saat yang bersamaan, ia juga mengamati “gerak-“gerik” rekan setimnya di Yamaha Factory Racing, Valentino Rossi dan juga rekan setim Marquez, Dani Pedrosa.

“Saya merasa sangat kuat di atas motor kami dan saya merasa lebih nyaman ketimbang tahun lalu,” ujar Lorenzo. “Nyatanya, kekuatan empat kandidat juara musim ini tampak sepadan. Kami berada di level yang sama, jadi musim ini akan sangat berat.”

Dalam dua uji coba pramusim yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, hanya Lorenzo dan Pedrosa yang mampu memuncaki daftar catatan waktu tercepat. Namun Lorenzo berpendapat bahwa Marquez dan Rossi bisa menjadi lawan tangguh.

“Selama uji coba di Sepang, saya dan Dani merupakan dua pebalap tercepat. Pada waktu yang bersamaan, Marc dan Vale sangat berdekatan. Meski begitu, kami baru menjajal satu sirkuit. Jadi kami harus melihat bagaimana perkembangan kami di sirkuit lain yang berbeda karakter,” pungkasnya.

Pekerjaan Lorenzo selama pramusim akan berlanjut pekan depan, yakni saat Yamaha, Repsol Honda dan LCR Honda melakukan uji coba tertutup di Sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat, 12-14 Maret mendatang. (mgp/kny)